Donny Irawan, Ketua SMSI Lampung Mendesak Gubernur Lampung, Bupati dan walikota Agar Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mengunakan Teknologi Berbasis Ekonomis

0
114

Saibumilampung.com, Bandar lampung – Donny Irawan, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung, dihadapan jurnalis saibumi.com dan jurnalis media lain, bertempat di kantor sekretariat SMSI Lampung menyampaikan.

Dimana, saat ini SAMPAH DAN LIMBAH RUMAH TANGGA DI TIMBUN DAN DIBAKAR DI SETIAP TPA DI LAMPUNG. Dan bahkan, daerah tidak memiliki TPA (Tempat Pembuangan Sampah Akhir)

Hal ini tentunya, memberikan dampak buruk bagi kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Donny Irawan mendesak Gubernur Lampung, serta Bupati dan Walikota untuk menerapkan praktik pengelolaan sampah berbasis teknologi dan bernilai ekonomis.

Donny Irawan mengungkapkan, kekhawatiran mendalam atas dampak praktik semacam ini memiliki dampak buruk bagi lingkungan, ini menyebabkan pencemaran udara dan air tanah, serta membawa risiko kesehatan yang membahayakan, terutama bagi masyarakat di sekitarnya.

Donny Irawan menekankan, bahwa pemerintah terlihat acuh tak acuh terhadap masalah pengelolaan sampah rumah tangga, pemerintah juga gagal memberikan pendidikan yang memadai mengenai bahaya yang terkait dengan sampah rumah tangga.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar tempat pembuangan sampah juga tidak mendapatkan perhatian yang layak, meskipun mereka berada paling dekat dengan tempat pembuangan tersebut.

Dalam menghadapi keprihatinan ini, Donny Irawan mendesak Gubernur, Bupati, dan Walikota di Lampung untuk segera mengambil tindakan dalam mengatasi masalah sampah rumah tangga.

Ia menekankan pentingnya menemukan solusi yang efektif dan berkelanjutan untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih lanjut, pencemaran udara dan air, serta penyebaran penyakit.

Donny Irawan meminta strategi pengelolaan sampah yang komprehensif yang menggunakan teknologi untuk meminimalkan dampak negatif pada lingkungan dan menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Kemudian, Donny Irawan juga berharap pemerintah memperhatikan penyampaian terkait limbah sampah rumah tangga ini, dan memprioritaskan implementasi praktik pengelolaan sampah inovatif.

Dengan melakukannya, Lampung dapat mengurangi gangguan ekologis yang disebabkan oleh pembuangan sampah yang tidak tepat, mengurangi tingkat polusi, dan melindungi kesehatan dan kesejahteraan warga masyarakatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here