Mayat Tanpa Idetntitas Ditemukan Ngambang di Pantai Cinta Damai Pematang Sawa Tanggamus, ini Ciri-Cirinya

0
524

Saibumi.com (SMSI), Tanggamus – Masyarakat digegerkan penemuan mayat anonim (tanpa idetintas) mengambang di Pantai Cinta Damai, Pekon Guring, Pematang Sawa, Tanggamus, Kamis, (23/9/2021) sekitar pukul 19.30 WIB.

Mayat tersebut ditemukan mengapung terombang ambing di pinggir Pantai Cinta Damai Pedukuhan Guring Utara oleh Ngadirun (35), Cahyono (40) dan Mat Yani (33) saat nelayan tersebut memasang jaring.

Polsek Pematang Sawa, Inafis Polres Tanggamus,mengatakan pihaknya menyelesaikan identifikasi serta visum luar jenazah.

“Mayat tersebut, berjenis kelamin pria diperkirakan berusia 35-40 tahun,”ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan ciri-ciri jenazah menggunakan celana PDLT satpam, ikat pinggang berbahan kain bertuliskan Epidey, jaket parasut polos warna hitam, kaos tanpa kerah polos warna hitam dan ditemukan uang Rp2 ribu dikantong celana kanan.

“Rambut botak bagian kulit kepala belakang masih utuh tidak ada rambut, tinggi badan 165 cm, perkiraan umur 35-40 tahun,” kata Kapolsek Pematang Sawa dalam keterangannya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, Jumat (24/9/2021) pagi.

Diketahui kondisi separuh muka depan menjadi tengkorak dan rusak pada bagian dada, karena saat ditemukan kondisi mayat dalam kondisi tengkurap sehingga terendam air.

“Mayat sudah berbau busuk diperkirakan telah meninggal dunia selama 7 hari lamanya,” lanjut Kapolsek.

Kapolsek mengimbau masyarakat yang mengetahui ciri-ciri pakaian yang digunakan dengan merk tersebut, atau keluarga yang kehilangan anggota keluarga agar segera melaporkan ke Polres Tanggamus guna pencocokan.

Untuk diketahui, dugaan mayat tersebut adalah mayat yang ditemukan oleh nelayan di perairan Kota Agung pada Kamis (23/9/2021) pagi.

Namun saat dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan TNI AL, Polair, dan Polsek Kota Agung namun tidak ditemukan. Adapun laporan adanya dugaan mayat pada pagi kemarin dilaporkan oleh Sukma (80), warga lingkungan Kapuran, Kecamatan Pasar Madang, Kota Agung. Ketika dia sedang melaut dengan cara memancing. Lalu melihat sesosok mayat terapung di perairan Teluk Semaka pada pukul 07.30 WIB.

Setelah itu nelayan tersebut menepi dan melaporkan temuan tersebut ke Pos TNI AL pada pukul 09.15 WIB. Sedangkan sosok mayat dibiarkan mengapung di laut. Dari keterangan nelayan tersebut, mayat mengenakan baju hitam lengan panjang, celana hitam panjang, dan posisi mayat telungkup. Sehingga tidak bisa dipastikan jenis kelaminnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here