Nelayan di Lampung Timur Sulit Mendapatkan Solar

0
55

Saibumi Lampung, Lampung Timur – Para Nelayan kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi di Lampung Timur (27/09/22).

Kesulitan para nelayan mendapatkan bbm karena tidak ada surat izin kapal, sedangkan jika ingin membuat surat rekomendasi harus memenuhi syarat dengan melengkapi surat izin tersebut.

Tetapi dari pihak Pertamina dan Pemerintah Lampung Timur, para nelayan bisa mendapatkan solar meski belum memiliki surat izin kapal.

Sales Branch Manager (SBM) Rayon II Lampung diwakili Hasan Tritonga menyatakan siap melayani nelayan dalam pembelian solar di SPBU menggunakan surat rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan atau dari UPTD Perikanan Labuhan Maringgai.

Surat rekomendasi itu berisi nama pemilik kapal, jenis kapal, kapasitas bbm, dan masa berlaku nya surat.

Ketua Kelompok Asep meminta agar Stasiun Bahan Bakar Nelayan (SPBUN) dan kuota bbm ditambah.

“Karena sulitnya kuota bbm sekarang ditambah harga bbm naik, nelayan jadi susah untuk melaut nyari ikan karena bbm nya tidak ada dan langka,” ucap asep.

Kelangkaan itu terjadi di SPBN dan SPBU karena kuota tidak terpenuhi.

Ketua Bidang SPBU Hiswana Migas, Donny Irawan meminta agar para nelayan melengkapi identitas lengkap kapal melalu kelompok masing-masing dan membuat surat kesepakatan bersama untuk jangka pendek.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here